Minggu, 07 Maret 2010

anak gendongan..


aduh ,lagi-lagi aku dilihat seperti itu,,
wajah mereka menatapi angkuh..
sepanjang hari harus aku tampak lesu..
mengharap dapat receh alih-alih seribu..

hari ini kembali aku tertimpa terik surya..
saat mereka berada dalam kendaraan mewahnya..
kemarin-kemarin musim penghujan, aku terkena hujan..
entah kapan terakhir ada orang yang menasehatiku tentang kesehatan..

tiap hari aku digendong mereka..
ya mereka..
mereka yang mengharap mendapat penghasilan lebih bila membawaku..
mereka bukan ibu apalagi ayahku..
ayahku tewas ditabrak kuda besi tahun kemarin..
ibuku letih menghidupi saudara-saudaraku yang lain..

kadang aku senang dapat membantu mereka mendapat rejeki lebih..
tapi tak tahukah mereka aku sangat letih..
masa kecilku terampas takdir..
entah kapan semua ini akan berakhir..

ibu sering bilang, Nak habis hujan akan ada pelangi..
jadi sabar saja karena nanti pasti hidup kita lebih baik..

aduh ibu, apa aku kurang sabar?
setiap hari aku digendong oleh orang yang berbeda..
sukur-sukur kalau mereka membawaku pulang lagi..
aku takut Bu..

Kemarin si penggendongku meninggalkanku begitu saja..
ia kocar-kacir melihat petugas mengejarnya..
aku masih kecil..apa yg bisa aku lakukan?
aku dipulangkan ke rumah ibuku,,
tempat satu-satunya aku bisa berteduh..

Sudah cukup sampai hari ini..
aku lelah..
tuan-nyonya, jangan beri mereka sumbanganmu..
rasa ibamu mematikanku..
semakin banyak yang memberi,semakin sering ku di bawa..
aku memang cuma aku,,
aku anak gendongan

1 komentar:

Grace mengatakan...

bukan cuma itu doank.. mereka ya ada dalam pengawasan orang tua mreka dan di jauhi dari debu berlebih asap rokok dan sebagainya...

Posting Komentar